Contact : WA 089653002233 | Instagram : @rhyfhad


KLIK PLAY MUSIK

Senin, 04 Juni 2012

PEMENDAM RASA



Hampir semua sesuatu yang kulakukan dengan keadaan sadar, Saya menyadari jika yang kulakukan ini tidaklah berpengaruh bagimu, tapi tetap saja saya akan seperti ini, tetap menyimpan rasa padamu dan tetap tersenyum disaat melihatmu juga tersenyum di kejauhan .

Pernah saya melihatmu dengan keadaan seperti lemah berdiam diri dan bersandar disebuah dinding tembok yang berada disamping pintu, ingin rasanya berada disampingmu dan berbicara denganmu agar semua rasa sedih ataupun sakit yang kamu rasa juga bisa ku rasakan .

Memang benar jika saya memendam perasaan ini kepadamu, kini kamu telah hadir di dalam kehidupanku tapi saya pun sadar jika hanya saya yang mengenalmu di dalam duniaku dan kamu dengan duniamu tanpa saya .

Tahukah kamu jika hampir setiap aktifitas ataupun bahkan jadwal harianmu juga saya mengetahuinya, bahkan seringkali saya dengan diam-diam mengambil gambarmu melalui kamera handphone yang hampir setiap saat berada di genggaman tanganku .

Saya pernah terkejut disaat saya memperhatikan wajahmu yang saat itu tersenyum ke arahku dan dengan tatapan kosong saya menatap seakan juga ikut tersenyum, ternyata senyuman itu memang untuk saya dan sejak saat itulah semua tentangmu semakin ingin ku ketahui .

Dihadapanmu saya seakan orang yang tidak peduli dan seakan hanya sekedar lewat saat bertemu denganmu, tapi sebenarnya yang saya inginkan bukan hanya menatapmu melainkan ingin berbicara dan mendengarkan semua ceritamu, saya siap menjadi orang yang selalu bisa mendengarkanmu .

Seandainya kamu mengetahui bahwa Wanita yang duduk ataupun selalu berada didekatmu meskipun kamu dalam keadaan sadar ataupun tidak sadar, itu adalah saya, sesekali memang kamu berbalik arah ke arahku tapi saya pun hanya seakan-akan tidak melihatmu, entah kamu melihatku ataupun hanya melihat ke arahku saja, sebenarnya jantungku terasa lebih cepat dari sebelumnya ketika tatapan itu ke arahku dan saya pun berharap jika suatu saat akan ada pembicaraan diantara kita .

Inilah saya, seorang Wanita yang memendam perasaan kepada seorang Pria yang tidak pernah menyadari keberadaanku dan tidak pernah menyadari perasaanku .

#kisah ini hanya fiktif dan terlahir dari pemikiran penulis .

Kamis, 31 Mei 2012

PAKU



 Suatu ketika, ada seorang anak laki-laki bersifat pemarah. Untuk mengurangi kebiasaan marah sang anak, ayahnya memberikan sekantong paku dan mengatakan pada anak itu untuk memakukan sebuah paku dip agar belakang setiap kali dia marah .

Hari pertama anak itu telah memakukan 48 paku ke pagar setiap kali dia marah, lalu secara bertahap jumlah itu berkurang. Dia mendapati bahwa ternyata lebih mudah menahan amarahnya daripada memakukan paku ke pagar.

Akhirnya tibalah hari dimana anak tersebut merasa sama sekali bisa mengendalikan amarahnya dan tidak cepat kehilangan kesabarannya. Dia memberitahukan hal ini kepada ayahnya, yang kemudian mengusulkan agar dia mencabut satu paku untuk setiap hari dimana dia tidak marah.

Hari-hari berlalu dan anak laki-laki itu akhirnya member tahu ayahnya bahwa semua paku telah tercabut olehnya. Lalu sang ayah menuntun anaknya ke pagar. “hmm.. kamu telah berhasil dengan baik anakku, tapi lihatlah lubang-lubang dip agar ini. Pagar ini tidak akan pernah bisa sama seperti sebelumnya. “Ketika kamu mengatakan sesuatu dalam kemarahan, kata-katamu meninggalkan bekas seperti lubang ini.. di hati orang lain, Kamu dapat menusukkan pisau pada seseorang, lalu mencabut pisau itu.. tapi tidak peduli beberapa kali kamu minta maaf, luka itu akan tetap ada dan luka karena kata-kata adalah sama buruknya dengan luka fisik ..

Sabtu, 19 Mei 2012

DUA PRIA DAN JENDELA RUMAH SAKIT




Dua orang pria, keduanya menderita sakit keras, sedang dirawat di sebuah kamar rumah sakit. Seorang di antaranya menderita suatu penyakit yang mengharuskan duduk di tempat tidur selama satu jam di setiap sore untuk mengosongkan cairan dari paru-parunya. Kebetulan tempat tidurnya berada tepat di sisi jendela satu-satunya yang ada di kamar itu.
Sedangkan pria yang lain harus berbaring lurus di atas tempat tidurnya.

Setiap hari mereka saling bercakap-cakap selama berjam-jam. Mereka membicarakan istri dan keluarga, rumah, pekerjaan, keterlibatan mereka di kemiliteran dan tempat-tempat yang pernah mereka kunjungi selama liburan.
Setiap sore, ketika pria yang tempat tidurnya berada dekat jendela di perbolehkan untuk duduk, ia menceritakan tentang apa yang terlihat di luar jendela kepada rekan sekamarnya. Selama satu jam itulah, pria kedua merasa begitu senang dan bergairah membayangkan betapa luas dan indahnya semua kegiatan dan warna-warna indah yang ada di luar sana.

“Di luar jendela, tampak sebuah taman dengan kolam yang indah, itik dan angsa berenang-renang cantik, sedangkan anak-anak bermain dengan perahu-perahu mainan. Beberapa pasangan berjalan bergandengan di tengah taman yang di penuhi berbagai macam bunga berwarnakan pelangi. Sebuah pohon tua besar menghiasi taman itu. Jauh diatas sana terlihat kaki langit kota yang mempesona. Suatu senja yang indah.”

Pria pertama itu menceritakan keadaan luar jendela dengan detil, sedangkan pria yang lain berbaring memejamkan mata membayangkan semua keindahan pemandangan itu. Perasannya menjadi lebih tenang dalam menjalani kesehariannya di rumah sakit itu. Semangat hidupnya menjadi lebih kuat, percaya dirinya bertambah.

Pada suatu sore yang lain, pria yang duduk dekat jendela menceritakan tentang parade karnaval yang sedang melintas. Meski pria yang kedua tidak dapat mendengar suara parade itu, namun ia dapat melihatnya melalui pandangan mata pria yang pertama yang menggambarkan semua itu dengan kata-kata yang indah.
Begitulah seterusnya, dari hari kehari dan satu minggu pun berlalu.

Suatu pagi, perawat datang membawa sebaskom air hangat untuk mandi. Ia mendapat ternyata pria yang berbaring di dekat jendela itu telah meninggal dunia dengan tenang dalam tidurnya. Perawat itu menjadi sedih lalu memanggil perawat lainnya untuk memindahkan ke ruang jenazah. Kemudian pria yang kedua ini meminta pada perawat agar memindahkannya ke tempat tidur di dekat jendela itu. Perawat pun menuruti kemauannya dengan senang hati mempersiapkan segala sesuatunya. Ketika semuanya selesai, ia meninggalkan pria tadi seorang diri dalam kamar.

Dengan perlahan dan kesakitan, pria ini memaksakan dirinya untuk bangun. Ia ingin sekali melihat keindahan dunia luar melalui jendela itu. Betapa senangnya, akhirnya ia bis melihat sendiri dan menikmati semua keindahan itu. Hatinya tegang, perlahan iamenjengukkan kepalanya ke jendela di samping tempat tidurnya. Apa yang dilihatnya????. Ternyata jendela itu menghadap ke sebuah TEMBOK KOSONG..!!!!!.
Ia berseru memanggil perawat dan menanyakan apa yang membuat teman pria yang sudah wafat tadi bercerita seolah-olah melihat semua pemandanganyang luar biasa indah di balik jendela itu. Perawat itu menjawab bahwa sesungguhnya pria tadi seorang yang buta bahkan tidak bisa melihat tembok sekalipun.
“Barangkali ia ingin memberimu semangat hidup” kata perawat itu.

RENUNGAN :

Kita percaya, setiap kata selalu bermakna bagi setiap orang yang mendengarnya. Setiap kata adalah layaknya pemicu yang mampu menelisik sisi terdalam hati manusia dan membuat kita melakukan sesuatu. Kata-kata akan selalu memacu dan memicu kita untuk menggerakkan setiap anggota tubuh kita dalam berpikir dan bertindak.

Kita percaya, dalam kata-kata tersimpan kekuatan yang sangat kuat. Dan kita telah sama-sama melihatnya dalam cerita tadi. Kekuatan kata-kata akan selalu hadir pada kita yang percaya.

Kita percaya, kata-kata yang santun, sopan, penuh dengan motivasi, bernilai dukungan, memberikan kontribusi positif dalam setiap langkah manusia. Ujaran-ujaran bersemangat, tutur kata yang membangun selalu menghadirkansisi terbaik dalam hidup kita. Ada hal-hal yang mempesona saat kita mampu memberi kebahagiaan kepada orang lain. Menyampaikan keburukan sebanding dengan setengah kemuraman, namun menyampaikan kebahagiaan akan melipatgandakan kebahagiaan itu sendiri.

Sabtu, 05 Mei 2012

UNGKAPAN KASIH SAYANG ORANGTUA DAN UNGKAPAN TERIMAKASIH SEORANG ANAK .


Hujan sore itu mengingatkannya kepada seorang anak lelaki yang pernah dilahirkannya sekitar 21 tahun yang lalu, seorang anak kecil yang dia besarkan dengan kasih sayang itu kini telah dewasa dan mengerti tentang pilihan hidupnya. termenung di sebuah ruangan dia menatap keluar tepat ke arah jalanan yang ada di depan rumahnya, seorang ibu yang tersenyum haru membayangkan anaknya yang dulu dalam pelukannya, dalam dekapannya melihat hujan bersama .

Sore itu juga handphone yang tiap harinya berada di dalam tas kantor tiba-tiba berbunyi, mungkin berharap telepon dari teman arisan tapi ternyata itu hanyalah pesan singkat (SMS) tapi terasa haru ketika dia melihat sebuah nama yang tak asing dan tak lain adalah anaknya yang baru beberapa saat yang lalu membuatnya tersenyum haru .

Pesan singkat yang sangat singkat. Hanya berkata “ada anaknya mama besok berulangtahun, ada hadiahnya??” dan juga dibalas dengan singkat, “ada bakso, bisa dikirim lewat ATM baksonya??” si anak membalas dengan imutnya berkata “hahaha.. tidak usah, gerobaknya saja”, tidak lama kemudian si anak mengirim pesan singkat lagi yang berkata “bukan salahnya siapa-siapa kalau kuliahku terhambat, bukan karena kurangnya uang kiriman, bukan karena kurang kasih sayang, bukan juga karena masalah yang timpa keluarga tapi memang karena kurang SKS dan kurang rajin masuk kampus”. Si anak Bermaksud bercanda tapi seorang ibu pasti mengetahui maksud sebenarnya dari sang anak, maka si ibu berkata “kamu dari perutku, jadi rasa sakit, sedih dan tangismu itu bisa ku rasa, pasti bohong lagi kalau sehat atau ceria, uang untuk ke dokter di pakai bayar apa lagi??, kalau uangnya habis bilang” dan akhirnya si ibu menelpon tapi si anak mengerti kesedihan ibunya jadi dengan kepura-puraannya si anak pura-pura amnesia dan tidak mengangkat telepon .

******

Anak dengan tangisan kecil itu kini sudah tumbuh dewasa .
Mungkin saya adalah orangtua yang hanya banyak menghabiskan waktu di kantor .
Semasa keclimu dahulu kami hanya menitipkanmu ke orangtua atau saudara kami ketika kami sedang mencari nafkah dan rejeki untukmu .
Ini salah saya sebagai ibu yang di masa kanak-kanakmu dahulu hanya mengurungmu di rumah .
Bagi saya apapun pintamu akan saya kabulkan sesuai kemampuan saya .


Tapi kamu hanya sesekali meminta dan hanya terdiam tersenyum saat menginginkan sesuatu .
Apapun yang kamu rasa, baik itu adalah sakitmu, tangismu ataupun bahagiamu akan terasa sampai kedalam hati ini, itu karena kamu adalah anak saya .


Hingga akhirnya kamu sudah dewasa tapi mengapa selalu saja kamu menolak untuk meminta .
Apapun yang kami berikan jarang kamu menolaknya ataupun langsung mengatakannya .
Begitu banyak masalah yang terjadi dengan keluarga kita tapi dengan senyum kamu selalu member kami suatu perkataan yang berguna dan kami pun terharu ketika anak kami telah bisa memberi semangat kepada kami .
Meskipun kamu kadang keras kepala, sedikit kurang mahir dalam hal pelajaran tapi kamu tetap anak yang selalu ada dalam pelukan dan dekapan kami orangtuamu .

******

Terkadang pikiranku tidak merasakan sesaui apa yang di rasakan oleh hatiku .
Meskipun terkadang saya memikirkan hal yang membuatku marah, jengkel ataupun emosi kepadamu tapi selalu saja hati ini merasa tenang ketika saya melihat dan mengingat semua senyum dan pelukan hangat itu .
Memang kita jarang bertemu, disaat saya bangun di pagi hari kalian sudah tidak berada di rumah, ketika sore hari kalian datang terkadang saya keluar rumah dan jika saya kembali kerumah kadang kalian sudah terlelap tidur .


Itu tidak membuatku kehilangan kasih sayang dari kalian .
Walau saya tidak merasa seperti anak yang lainnya, merasakan liburan bersama orangtua, merasakan berbelanja bersama tapi kebersamaan yang saya dapatkan bersama kalian tidak akan sama dengan apa yang dirasakan anak yang lainnya .
Meskipun hanya sedikit waktu bersama tapi kebahagiaan ini tidak bisa terungkapkan dengan kata maupun dalam bahasa .


Saya hanya dapat berterimakasih kepada kalian yang telah memanusiakan manusia seperti saya ini, rasa syukur ini tak henti-hentinya saya rasakan sampai saat ini masih dapat melihat dan mendengar suara dari kalian orangtuaku . 


Kamis, 19 April 2012

MENGAPA BARU SEKARANG..??



ini berbeda rasanya dengan waktu itu, kita memang sudah saling mengenal satu sama lain tapi akhir-akhir ini entah mengapa tiap ada Dia saya selalu ingin terdiam dan menatapnya saja?, ketika Dia menatapku saya merasa malu dan ini tidak pernah terjadi sebelumnya, saya tidak pernah memahami rasa ini sampai akhirnya Dia menghilang entah kemana dan tidak pernah ada kabar serta tak pernah bercerita sebelumnya bahwa Dia akan pergi .

Pertama kali saya melihatnya disebuah toko yang hanya menjual sepatu wanita, entah apa yang saya pikirkan saat itu tiba-tiba sambil berjalan saya berbalik ke arah toko sepatu itu yang tepat berada di arah jam 10, sambil mengedipkan kedua mata secara perlahan dan juga dengan bibir sedikit mirip dengan pose bersiul saya pun melihat seorang wanita berambut panjang serta mengenakan baju berwarna kuning dengan celana berwarna hitam yang kebetulan saat itu juga melihat ke arah saya, setelah berjalan melewati toko itu saya merasa jika saat terakhir sebelum tembok ujung toko itu Dia tersenyum padaku, sedikit penasaran saya pun mencoba berbalik arah dan ingin memastikan sekali lagi apakah memang betul senyum itu untuk saya, mungkin itu hanya perasaanku saja atau kebetulan saja wanita itu tersenyum, saat berbalik saya kaget tiba-tiba wanita itu tepat berhadapan dengan saya dan tidak salah lagi senyuman langsung yang berada dihadapan saya persis dengan senyum yang tadi hanya sekilas itu, dalam hati saya berkata, mengapa saat berbalik tadi saya tidak terburu-buru atau berlari secepat mungkin, agar saat itu saya menabraknya dan membuatnya jatuh, mungkin saja saya bisa membantunya berdiri dan berbicara lebih jauh padanya. Sambil menatapnya yang tersenyum dia mengatakan sesuatu tapi saya hanya tersenyum dan membiarkannya melewatiku, itulah pertama kali saya melihatnya .

Beberapa minggu setelah itu, saya melihatnya lagi dan saat itu saya melihatnya disebuah taman yang berada di kampus saya, dari kejauhan saya melihatnya duduk bersama teman-temannya tapi ternyata itu bukan temannya, mereka pergi meninggalkannya yaang duduk sendiri di taman, saya tersenyum membayangkan ini seperti kisah film india saja, saat saya mendekatinya tiba-tiba sekumpulan orang tadi pasti mendekat dan menjadi penari latar, itu hanya khayalanku saja.. saya yang saat itu memakai baju kemeja hitam dengan celana berwarna hitam lengkap dengan sepatu hitam dan kebetulan dia juga memakai pakaian yang sama dengan saya, rambutnya yang panjang di ikat dan sedikit poni untuk rambutnya dibagian depan, saat itulah saya berjalan dan duduk di dekatnya serta berbicara dengannya, saya pun mengenalnya dengan sangat baik dan kami pun menjadi seperti sudah saling mengenal di kehidupan sebelumnya .

Dia bagaikan salah satu pejuang yang hebat bagi saya, Dia memang sedikit lebih dulu terlahir di dunia ini dibanding saya tapi tetap saja Dia bisa menempatkan dirinya dimanapun dan kepada siapapun, sesekali bahkan sering saya bercerita tentang kehidupan saya, tentang keluarga saya bahkan tentang orang-orang yang saya suka. Jika saya menyukai seorang wanita maka saya akan bercerita padanya dan meminta pendapat serta pandangannya, tapi Dia sering saja mengejek seolah-olah tidak setuju dengan orang yang saya suka, bahkan saya pernah beranggapan jika saya ini hanya anak kecil dimatanya .

Sudah lama kami saling mengenal, hari-hari kami lalui dan kami pun tetap saja masih sering bertemu, saya pernah melukai perasaannya disaat saya menanyakan tentang Pria yang dia sukai, saat itu Dia hanya terdiam, matanya seakan sedih tapi Dia tersenyum sambil mengacak-acak rambut saya, saya mengerti jika Dia tidak ingin ditanyakan tentang ini maka saya pun meminta maaf, itulah saat saya membuatnya merasa sedih .

Beberapa hari saya tidak menemuinya dengan alasan ingin membuatnya tenang, waktu itu tanpa meminta pendapat dari Dia saya mempunyai seorang pacar yang saat ini dapat membuat saya senang dan saya pun juga merasa jika pacar saya ini bisa menjadi tempat berbagi cerita. Sudah berbulan-bulan saya tidak bertemu lagi dengan Dia, saya berpikir mungkin saja Dia juga suah menemukan orang yang bisa mendamaikan hatinya, saya sedikit merasa senang jika memang demikian tapi saya juga merasa sedikit sedih ketika tiap hari tidak bercerita padanya .

Sore itu saya dan pacar saya berjalan disebuah koridor kampus tiba-tiba di sebuah aula yang cukup luas itu saya melihatnya, selama ini saya memang jarang dan bahkan tidak pernah bertmu lagi dengannya karena Dia menjadi pelatih tari yang kebetulan sore itu dia melatih sekumpulan wanita, senang rasanya melihatnya dalam keadaan baik-baik saja .

Di hari berikutnya saya dengan sengaja ingin bertemu dengannya di aula tersebut dan kami pun bertemu serta bercerita sangat lama, sempat juga saya bertanya padanya jika ternyata Dia itu pintar menari dan tidak pernah menceritakannya pada saya, seperti biasanya saya pun bercerita tentang wanita yang ku suka dan saya pun bercerita tentang pacar saya, kali ini Dia tidak lagi mengejek bahkan kali ini Dia memberiku semangat karena katanya saya ini adalah Pria maka tidak mungkin jika bukan saya yang memulainya, saya juga berjanji padanya jika suatu saat kami akan bercerita bersama pacar saya, lagi-lagi Dia hanya tersenyum dan di tempelkan jempolnya tepat di dahiku sambil berkata okeh.. saat menatap matanya saya tidak bisa menjawab apa yang Dia rasakan, sungguh aneh .

Tiap ada kesempatan saya menyempatkan diri untuk menemuinya, tapi entah mengapa saat saya menatapnya dari kejauhan tiba-tiba saja saya tersenyum, waktu itu tiba-tiba Dia menyadari tatapan saya dan juga membalas senyuman saya, mengapa tatapan dan senyumannya itu terasa berbeda??. Juga pada waktu bercerita saya tidak dapat berbicara banyak, hanya hanya ingin terdiam dan menatapnya saja tetapi ketika Dia menyadari tatapan saya dan berbalik menatap maka entah mengapa saya pun merasa sangat malu, bagaikan tidak pernah mengenalnya saja .

Saya tidak ingin mengingkari janji saya kepadanya maka padaa sore itu di tempat Dia menari, saya dan pacar saya datang menemuinya dan kami pun bercerita, sore itu sangat aneh saya yang biasanya memulai pembicaraan tiba-tiba merasa kaku dan Dia juga sedikit kelihatan lelah maka cerita kami sore itu hanya cerita yang biasa-biasa saja dan sempat Dia berkata kepada pacar saya tentang dirinya yang tidak akan pernah memulai segala sesuatu meskipun itu harus menyakitkan karena Dia adalah wanita, saya pun tersenyum mendengar perkataannya dan belum pernah mengetahui arti dari perkataannya tersebut .

Teringat saat terakhir bertemu dengannya di malam hari tepat disaat hujan, waktu itu saya berteduh di sebuah halte yang kosong dan waktu itu dia juga berada disana, bagaikan orang yang tidak saling kenal kami duduk berdua menatap pohon yang berada di depan kami, kami sama-sama mengetahui bahwa kami ini berdekatan tapi entah tak ada yang ingin memulai pembicaraan ini, saya memulai bukan dengan suara ataupun tatapan dengan senyuman tapi dengan memegang tangannya yang berada tepat disamping tangan saya, masih menatap pohon itu saya berkata “saya adalah Pria maka saya yang memulai duluan”, lagi-lagi dengan senyumnya Dia mengacak-acak rambut saya sambil berkata “kamu telah memahami hatimu, tapi belum bisa merasakan hatimu” .

Saya sempat berpikir mungkin Dia adalah hantu tapi mengapa semua oraang melihatnya?, saya sempat berpikir mungkin Dia adalah wanita dari masa depan tapi mengapa Dia tidak mengatakan pada saya jika kesialan akan terjadi pada saya??.

Sampai pada waktu ini saya mengetahui jika pacar saya yang selama berbulan-bulan bersama dengan saya ternyata hanya menjadikan saya pelampiasan rindunya pada pacarnya yang jauh disana karena pacarnya telah kembali dari tempat yang jauh maka kami pun tidak bersama lagi, sekarang saya pun sendiri tapi setiap hari saya mencari Dia dan tetap saja saya tidak bisa menemukannya .

Saya merasa sangat sedih dan saya sangat menyesal, Mengapa saya tidak pernah tahu bahwa Itu Dia?, mengapa saya tidak bisa melihat ketika Itu tepat di depan saya, Itu di samping saya selama ini?. Tapi mengapa baru sekarang saya bisa melihat Itu “cinta” ..

Saya hanya ingin bertemu dengannya walau hanya sehari saya akan merasa itu adalah hari terindah dalam hidup saya..
Saya berharap penulis cerita saya dan Dia ini mempertemukan saya lagi dengan Dia dicerita selanjutnya..

Cerita ini adalah fiktif belaka, jika ada kesamaan tempat atau kejadian itu diluar dugaan penulis.. terimakasih.


Selasa, 17 April 2012

PERCAYALAH




         Kamu membangunkan saya dengan lembut disaat sinar mentari terbit, bagi saya ini seperti cerita di dalam dongeng dimana saya yang menutup mata dan menunggu, ketika saya membuka mata kamu seperti pangeran dalam dongeng. pertama kali ku lihat senyummu bagaikan sinar mentari yang hangat dan itu membuat hati saya berdenyut, saya menolak untuk percaya bahwa itu adalah kamu tapi saya tidak tahu mengapa di mata saya hanya ada kamu Dan saya juga tidak tahu bahwa suara hati saya ternyata berdetak. Saat menatapmu saya berharap kamu datang sedikit lebih dekat tepat di depan mataku dan disaat saya memejamkan mata ini saya berharap kamu membelai rambutku, disaat saya membuka mata saya berharap jika semua ini nyata, saya berharap kamu tersenyum lagi kepadaku.. tapi lagi-lagi ini hanyalah sebuah harapan dan lagi-lagi ini semua hanyalah Fatamorgana .

          Hampir setahun berlalu semenjak kepergianmu, selama itu saya selalu berbohong pada diri saya sendiri bahwa saya merasa baik-baik saja, saya tidak bisa menyembunyikannya lagi bahwa saya merasa kesepian, setiap hari saya hanya bisa berbisik kepadamu, bisikan manisku yang lebih manis dari permen hanya bisa ku bisikkan untukmu dalam hatiku .

          Saya percaya dalam perjalananmu kamu telah pergi jauh,
Saya juga percaya jika kamu membawa semua kenangan dalam dirimu ..
Kamu pasti percaya itu akan menyakiti saya ketika melihatmu tidak bisa menangis,
Kamu pasti percaya Air mata saya akan jatuh ketika saya berharap kamu kembali, Kamu pasti percaya jika saya akan melihatmu lagi datang ke dalam penglihatanku, dan kamu pasti percaya saat itu akan membuat air mataku terjatuh .

          Ketika saya tidak menangis apakah kamu akan tetap disini??, tak usah kau jawab karena kau akan tetap meninggalkan saya dan tidak akan pernah kembali, suatu hari nanti akan ada lagi air mata yang datang di sekitar saya dan Kau pasti mengetahui itu. Saya selalu percaya bahwa kamu akan menunggu .

          Kamu satu-satunya alasan bagi saya, hanya kamu yang mampu memberi saya kebahagiaan lebih dari sekedar cukup..
Sadar ataupun tidak saya sadari pasti hari akan berlalu, Jika kamu lupa akan menunggu jangan khawatir karena saya akan melakukannya untukmu “Percayalah” ...



Inspirasi kisah diatas dari seseorang sekitar Penulis.

Sabtu, 14 April 2012

KESAKSIAN HATI




Saya tidak tahu sampai ketika saya patah hati .
Dimana cinta tetap berada di dalam dadaku .
Dengan hanya melihatmu, kerinduan saya tumbuh bahkan lebih dalam .
Saya
selalu memberi dan memberi, tapi mengapa itu tidak cukup?? .

Meskipun saat ini tidak ada yang kembali, tapi saat ini kamu segalanya bagiku .
Saya bisa memberikan
apa yang kamu butuhkan, saya bisa memberikan segalanya .

Saya dapat melakukan segala sesuatu jika saya tetap di sampingmu .
Saya hanya butuh waktu selama satu hari, jika saya bisa bersamamu .
dan jika saya tidak lagi disampingmu dalam waktu yang lama dan jarak yang jauh, saya masih akan melindungimu dengan gairah cinta saya .

Sekarang saya mengerti bagaimana rasanya untuk benar-benar hidup .
meskipun tak ada yang mengetahui apa yang ku rasa, Biarpun tak ada yang menyaksikan, saya tak peduli semua tertawa dan merendahkanku ..

Biar HATI ini yang yang akan menjadi saksi .


 Lagi-lagi menceritakan sedikit isi hati orang-orang disekitarku, yang mungkin sepeti itu .


Selasa, 10 April 2012

INIKAH YANG KAU RASA??.



Pertama kali melihatmu saya hanya biasa-biasa saja dan hanya menganggapnmu seseorang yang ku kenal,
Tapi entah bagaimana akhirnya tanpa ku tau awalnya saya pun mulai merasa tak ada lagi yang menutupimu,
Hampir setiap hari Saya terus melihatmu dan saya hanya bisa pergi tanpa berbicara denganmu,
Saat di malam hari, saya tidak sabar untuk terbangun di esok hari,
Apa yang harus saya lakukan untuk membuatmu mengerti??

Cinta tidak dapat dilakukan di hati saya yang merasa sakit,
Ketika betemu denganmu saya merasa sangat bodoh dan tak mampu membuatmu memahamiku,
tetapi entah mengapa  Saya yang memahami dirimu yang tak mungkin kumiliki..

Semua yang ku lakukan dan semua yang ku pikirkan belum juga kau pahami,
Hingga akhirnya apa yang di sekitarku mulai memahamiku,
Saya pun merasa bodoh dan sangat merasa malu ketika apa yang di sekitarku memahamiku..
Sempat saya merasa sangat senang ketika tatapan mataku kau balas dengan senyuman,
Saya sangat senang ketika kamu mengajakku berbicara dan menganggapku bukan sekedar orang yang bodoh..
Kau mengajariku tentang betapa bodohnya saya jika merasa malu denganmu,
kau pun mengajariku lebih dekat dan lebih nyaman bersamamu..

Apakah kau sudah memahamiku??
Ataukah inikah caramu untuk menghindariku??
Mungkinkah kau juga merasakan sama dengan yang ku rasa??


**********************************


Inikah yang kau rasa??
Apakah kau menganggapku tidak merasakan??
Saya tahu rasanya makanya saya tidak menyalahkan jika ini adalah yang kau rasa .
Dari awal saya pun juga memahami jika nantinya akan menjadi seperti ini .
Saya pun juga telah memahami semua tentangmu, bahkan sebelum kau memahami hatimu .

Bukan ingin menghindarimu..
Karena saya tahu rasanya makanya saya tidak menyalahkan jika ini adalah yang kau rasa .
Karena saya tahu rasanya diakhir lebih pahit dibanding rasanya permulaan .

Saya mengetahui jika kau merasa malu, bahkan saya lebih mengetahui dari apa yang disekitarmu .
Saya mengajarimu tentang betapa bodohnya jika kau merasa malu padaku .
Itu ku lakukan agar suatu saat jika kau telah memahamiku kau tak perlu lagi merasa bodoh dan tak perlu lagi merasa malu padaku .

Hingga tiba saatnya kau betul-betul memahamiku maka saya, kamu, kita dan mereka tak ada lagi yang merasa malu atau membuat malu .


Cerita diatas Hanya sekedar kisah dari pengamatan sekitar si penulis .

Minggu, 08 April 2012

INI BUKAN MAU, BUKAN INGIN DAN BUKAN HARAP TETAPI PERASAAN YANG KU RASA


" Disaat benih-benih cinta ini sudah mulai tumbuh kau telah bersama yang lain dan mengapa saat kau memperhatikanku dan mengagumiku aku menyianyiakanmu .. "

Dari sepenggal kata diatas kita bisa sedikit mengetahui bahwa kisah itu berceritakan tentang seseorang yang pada awalnya dia mengetahui bahwa dia telah disukai, dikagumi bahkan dicintai oleh seseorang tapi mungkin karena takut kehilangan atau mungkin juga karena takut dicelah oleh orang-orang disekitarnya maka dengan perasaannya yang terpendam dia pun beusaha bersikap biasa-biasa saja tapi semua berbeda disaat Negara api menyerang rasa itu semakin terasa dan kepura-puraan itu sudah nampak, benih-benih cinta mulai tumbuh dan keberanian pun sudah mulai ada tapi ternyata orang yang memperhatikan dan yang mengagumi itu baru saja telah ada yang memiliki, maka tertahanlah sebuah rasa itu di palung hati yang paling dalam .

*******************************************

“Sekarang saya memahami kalau selama ini saya tidak mengerti dengan pikiranku ..
selama ini saya merasa kalau ini lebih dari jantungku yang berdetak cepat, apakah ini cinta??.
sangat menyenangkan bersamamu dan saya pun mulai merasa kalau saya memahami hati ini ..
saat cuaca cerah, saya ingin memegang tanganmu dan berjalan bersamamu ..
disaat hujan saya ingin menjadi payung untukmu ..
saya pun merasa senang karena ini pertama kalinya untukku ..
saya tidak ingin menangis dan saya tidak ingin hidup dengan hati yang terluka ..
kau yang ku kagumi, kau yang diam-diam ku inginkan ..
kau adalah pelengkap kesempurnaan dalam kisahku ini ..
tetapi sosok yang ku butuhkan kini telah memilikiku ..
ternyata selama ini saya salah menilaimu ..
maaf selama ini saya selalu menganggap jika saya ini beban dalam hidupmu ..
tanpamu aku galauuu kesempurnaan kisahku tidak terlengkapi ..  “


                Dari kata diatas ternyata seseorang yang mengagumi meskipun dengan memendamnya dengan hati yang terluka sebenarnya juga tidak ingin jika seseorang yang dia harapkan tidak memberi sebuah kenyataan yang dia inginkan, disaat sosok yang dia butuhkan telah muncul dan telah memilikinya barulah dia memahami dan mengerti jika selama ini dia telah salah menilai seseorang yang dikaguminya, dia pun merasa jika selama ini dia tidak pernah mengerti dengan pikirannya sendiri ..

********************************************

                Dari cerita diatas kita dapat sedikit ataupun banyak mengetahui jika ternyata rasa yang telah mereka rasa sebenarnya telah sama-sama terasa tapi apa daya rasa itu hanya dapat tertahan dan terpenjara, mengapa disaat itu hadir kesia-siaan??, mengaa disaat itu kebenaran tidak Nampak??, mengapa disaat itu rasa itu sulit dipertemukan?? dan mengapa baru sekarang rasa itu mulai menyatu ketika hati ini termiliki olehnya?? … 

Dan akhirnya isi hati mereka hanya mampu berkata

INI BUKAN MAU, BUKAN INGIN DAN BUKAN HARAP TETAPI PERASAAN YANG KU RASA






Kisah diatas lebih dari setengahnya adalah fakta dari penglihatan si penulis .

Minggu, 01 April 2012

5 HARI UNTUK SELAMANYA


                Ada seorang pemuda yang selama ini telah bertahun-tahun menjalani hubungan asmara (pacaran) dengan seorang wanita, bisa dikatakan hampir setiap hari mereka bersama, entah apa yang dipikirkan pemuda itu disaat mereka duduk bersampingan dan pandangan tertuju pada tembok yang ada di depan mata tiba-tiba si pemuda memberi satu tantangan kepada wanita tersebut, tantangannya yaitu selama 5 hari tidak bertemu, berkomunikasi atau saling menanyakan kabar melalui otang lain, wanita itu awalnya tidak sanggup karena tanpa si pemuda itu dia merasa kesepian dan tak bisa tersenyum atau tertawa, tapi wanita itu ingin mencoba dan menurutnya apa salahnya, si wanita itu pun dengan semangat berkata kepada si pemuda jika tantangan itu harus dilalui meskipun itu harus menyakitkan.


                Hari pertama telah dilalui dengan mudah begitu pula dengan hari kedua dan dihari  ketiga wanita ini sudah mulai merasa terbiasa, di hari keempat wanita tersebut sangat berdebar dan tidak sabar untuk hari esok, tibalah saatnya hari esok atau hari kelima maka si wanita menelpon si pemuda itu tapi nomor teleponnya tidak pernah aktif, wanita tersebut mulai sedikit jengkel dan menuju tempat teman-teman si pemuda itu tapi tak ada yang menjawab kemana perginya pemuda itu maka si wanita itu menunggu sampai hari esok untuk ke rumah pemuda itu.


                Tiba saatnya si wanita menuju rumah pemuda itu yang sangat jauh dari rumahnya, sesaat wanita itu terdiam dan heran ketika melihat banyak orang yang berkumpul di rumah pemuda tersebut, menurutnya mungkin saja si pemuda itu telah berkhianat dan sengaja membuatnya menuju ke rumahnya untuk melihat pernikahannya, wanita tersebut semakin heran ketika melihat tak ada pelaminan yang ada terdapat kain putih yang terikat di samping jalan, wanita itu mulai berpikir baik kepada si pemuda itu, wanita itu bepikir jika selama ini pemuda itu tidak ingin menghubunginya karena ibu pemuda itu sakit dan dia ingin merawatnya dan wanita ini sedikit mulai merasa bersalah ketika dia berpikir tentang kematian orang tua pemuda itu.


                Bermaksud ingin meminta maaf kepada pemuda tersebut si wanita masuk ke dalam rumah dan tangisan pun semakin keras, wanita itu mencari si pemuda dan dia sangat heran ketika melihat kedua orang tua dan saudara pemuda tersebut duduk menangis, pikiran si wanita mulai kacau dan hal yang tidak ingin dia inginkan juga sempat terpikir, saat seseorang memeluk wanita itu dari belakang dan berkata tabahkan hatimu pemuda yang kau cari telah pergi untuk selamanya..


                Air mata wanita itu pun tak dapat berhenti menetes, masih tak percaya wanita itu pun membuka kain yang menutupi mayat tersebut dan ternyata memang benar itu adalah si pemuda yang dia cari, wanita itu memeluk erat pemuda yang tak akan lagi bersamanya saat itu juga ibu pemuda itu memberi sebuah handphone milik si pemuda kepada si wanita karena saat terakhir pemuda itu sempat member handphonenya kepada ibunya yang harus diberi kepada si wanita tersebut, disaat wanita tersebut membuka handphone pemuda itu terdapat pesan yang ingin dikirim kepada si wanita tapi entah mengapa belum terkirim dan hanya tersimpan disebuah konsep pesan.. sambil mneteskan air mata si wanita tersbut membaca tulisan itu yang tulisannya seperti ini ..


“ SELAMAT SAYANG KAMU HEBAT TELAH MELEWATI TANTANGAN INI, SEMOGA DENGAN 5 HARI TANPAKU KAMU BISA TERBIASA TANPAKU SELAMANYA, INGAT.. TANTANGAN ITU HARUS DILALUI MESKIPUN ITU HARUS MENYAKITKAN . “


http://dl.glitter-graphics.net/pub/317/317391picda0kw9b.gifhttp://dl7.glitter-graphics.net/pub/181/181947hn9rku5wcb.gif